Senin, 26 Februari 2018

PARALEGAL







Keberadaan PARALEGAL ... Tidak saja DIAKUI ... Tapi juga dibutuhkan ... karena merupakan TENAGA LAPANGAN yang HANDAL ... Dan dapat serta mau BEKERJA secara SOSIAL ...

Hal ini tertuang secara JELAS pada Pasal 9 butir a ... pada UNDANG-UNDANG Nomor : 16 Tahun 2011  Tentang BANTUAN HUKUM ...




Hal ini bahkan DISYARATKAN ... Untuk VIRIFIKASI LBH di KEMENKUMHAM ... Wajib untuk mengisi ... Siapa saja anggota PARALEGAL nya ... sebagaimana tertera dalam FORMULIR sebagaimana diatas ...



Selasa, 06 Februari 2018

Suara LKHM









LEMBAGA KAJIAN HUKUM DAN MASYARAKAT komentar : ... Dalam RANGKA mengungkap adanya suatu KEBENARAN ... BERITA ACARA PEMERIKSAAN hanyalah ... sebagai PATOKAN awal saja ... JUSTRU Kebenarannya ada pada PEMBUKTIAN di PERSIDANGAN ... Makanya HAKIM SEHARUSNYA TIDAK BOLEH BERKATA ... CEPAT PAK PENGACARA KALAU NANYAI SAKSI ... INI YANG ANTRI SIDANG SANGAT BANYAK ... INI Yang sering terjadi di Pengadilan Negeri SURABAYA ...

INGAT MASALAH ini adalah mengangkut NASIB MANUSIA ... Bayangkan di SURABAYA tahanan datang jam 2 siang ... sidang dimulai jam 3 SORE dan Jam 5 sudah diakhiri ... karena PENGADILAN di Surabaya HANYA SATU ...Maka SIDANGNYA SERING BERJUBEL ... Karena yang disidangkan PULUHAN bahkan sampai ratusan ... Dan PENDUDUKNYA JUTAAN ... Ingat Surabaya KOTA Nomor 2 Di Indonesia ... Di JAKARTA saja ada 5 Pengadilan yaitu BARAT, TIMUR, UTARA, SELATAN Dan PUSAT ...

Tapi anehnya ... EKSEKUTIF, LEGISLATIF dan YUDIKATIF semuanya TIDAK PEDULI ... Walaupun masyarakat BERTERIAK-TERIAK untuk ditambah jumlah Pengadilan Negeri Di Surabaya ini ... Namun tetap acuh saja ...

Kebenaran terhadap PERMASALAHAN yang ada Di RS-HOSPITAL Surabaya ... ini adalah menyangkut ... Nama BESAR RUMAH SAKIT tersebut dan ... Menyangkut KEADILAN di Negeri ini ... Yang TIDAK SELAYAKNYA untuk dianggap REMEH ...

Perawat Rumah Sakit National Hospital Surabaya tersangka kasus pelecehan, Zunaidi Abdillah, mencabut sebagian pernyataannya dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Pencabutan sebagian isi BAP itu diutarakan istri Zunaidi, Winda, saat beraudiensi dengan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inpsketur Jenderal Machfud Arifin, Senin, 5 Februari 2018.

“Lewat istrinya, ZA mencabut sebagian BAP. Bahwa ZA melakukan tugas-tugas sesuai standar profesi keperawatan, jadi tidak ada maksud meremas atau melakukan pelecehan,” tutur kuasa hukum Zunaidi, Moh. Ma’ruf, ketika dihubungi Tempo, Selasa, 6 Februari 2018.

Sumber Berita : TEMPO.CO

LEMBAGA BANTUAN HUKUM - JAYA NUSANTARA Ini bekerjasama dengan JARINGAN KOMUNIKASI NASIONAL bekerja sama juga dengan LEMBAGA KAJIAN HUKUM DAN MASYARAKAT serta bekerjasama juga dengan LEMBAGA SURVEY MASYARAKAT SURABAYA ...

Senin, 05 Februari 2018

UMAHA










LEMBAGA BANTUAN HUKUM "JAYA NUSANTARA" : ... Mengatakan bahwa UNIVERSITAS MA'ARIF HASYIM LATIF ... Selalu BERSAMA ANDA Semuanya ...

Sabtu, 03 Februari 2018








JARINGAN KOMUNIKASI NASIONAL komentar : ... KRITIKAN itu bukan KAJIAN ... Dan ternyata enak mengkritik kesalahan orang lain ... Tanpa menghargai upaya yang dilakukan orang lain ...
Sering seorang siswa ... mengatakan kenapa orang tuanya miskin ... sehingga dia tidak bisa jajan dikala istirahat ...

Namun dia baru SADAR setelah jadi Orang Tua ...

Nampaknya SUARA MAHASISWA ini juga demikian ... Walaupun MAHA tapi tetap SISWA ... Suka MENGKRITIK tapi tidak SUKA DIKRITIK ... Suka MENCEMOOH tapi Dia ... Belum bisa berbuat apa-apa ...

Nampaknya inilah Gambaran SUARA MAHASISWA ... Yang sukanya OMONG KEJELEKAN ORANG lain saja ... Tapi DIA TIDAK TAHU apa yang sebenarnya DIOMONGKAN ...

Kalau ANDA tahu yang anda OMONGKAN ... TENTU bicaranya tidak MENGKRITIK ... Tapi MULAI dengan KATA ... MENGKAJI ...

Sebab MENGKAJI itu adalah ... MELIHAT dari DUA SISI yakni ... KEBAIKAN DAN KELEMAHANNYA ...

Tapi MAKLUM ... Namanya saja MAHA-SISWA ...

Apalagi dua isu yang diangkat BEM UI dalam aksinya menyangkut kejadian luar biasa (KLB) wabah campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat, Papua, serta rencana penunjukan Perwira Tinggi (Pati) Polri aktif sebagai Penjabat Gubernur.

"Jangan dilupakan bahwa Pemilu 2019 semua generasi millennial punya hak pilih, sehingga kandidat yang tidak mampu memberi penyegaran akan tersingkir. Aksi Zaadit peringatan yang kalem, tapi konsekuensinya sangat keras bagi Jokowi. karena cara-cara keras tidak mempan, justru soft lebih mampu mendelegitimasi," pungkas dia.

Tanggapan Denny Siregar :

SURAT UNTUK ADEK MAHASISWA YANG SUKA MAEN SEMPRITAN..

Adek2 mahasiswa tersayang,

Apakah adek2 mahasiswa tahu, bahwa pada tahun 2015, seorang Effendy Simbolon pernah berkata, “Kalau seorang Jokowi bisa membubarkan Petral, saya akan botak..”.

Dan pada tahun yang sama juga, Jokowi membubarkan Petral yang sudah beroperasi puluhan tahun - yang disebut Faisal Basri dilindungi langit ketujuh - sehingga semua transaksi migas langsung ditangani Pertamina.

Apakah adek2 mahasiswa tahu itu ?

Coba tanya senior kalian dulu, betapa kenaikan harga BBM seribu saja dulu bisa memicu antrian di pom bensin begitu panjang di seluruh Indonesia dan menaikkan harga2 barang ?

Adek2 mahasiswa tahu itu ?

Dan siapa yang bisa menyelesaikan semua masalah itu tanpa bertele2 dan tegas terhadap bisnis yang diperkirakan meraup uang negara 250 triliun per tahun ? Jokowi bukan ? Pernahkan kalian memberi kartu hijau buat beliau untuk itu ?

Dan adik2 mahasiswa tahu, jika isi laut kita dirampok dan negara rugi ribuan triliun rupiah selama puluhan tahun ?

Siapa yang bisa menyelamatkan situasi itu dengan menenggelamkan ratusan kapal asing yag selama ini menikmati kekayaan laut kita ? Jokowi, bukan ? Apakah dia mendapat kartu hijau sebagai tanda penghormatan dari kalian ?

Adik2 mahasiswa tahu, selama puluhan tahun kita merdeka masih banyak wilayah di Papua sana gelap gulita dan tidak ada akses jalan menuju kesana.

Menurut adek2, siapa yang kemudian berjibaku mengucurkan dana ratusan triliun rupiah dan mengerahkan TNI AD untuk membangun ribuan kilometer jalan disana di medan yang berat dan penuh kontak senjata ? Jokowi, kah ?

Kapan ya kita memberi dia kartu hijau untuk itu ?

Adek2 mahasiswa mungkin sudah terlalu nyaman kuliah di kota, dengan semua fasilitas yang ada sehingga tampak gemuk dan lembek tubuhnya.

Tambun dan sulit bergerak dari tempat duduknya sehingga tidak tahu bahwa
Jokowi dalam setahun mengunjungi ratusan tempat di seluruh Indonesia guna memastikan bahwa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia masih ada.

Pernahkah adek2 memberinya kartu hijau untuk itu sekedar menghormati apa yang dia kerjakan untuk bangsa Indonesia ?

Kalau Jokowi mau, adek2, ngapain dia bubarkan Petral ? Kan dia bisa minta 10 persen setiap tahun untuk menumpuk kekayaan keluarganya ?

Ngapain juga Jokowi capek2 bangun Papua, toh lebih enak bangun Jawa dimana banyak media yang meliput disana untuk pencitraan dirinya ?

Atau ngapain sih ledakin kapal asing perompak ikan kita, jika dia bisa minta komisi sebagai kepala negara yang tidak akan mengusiknya ?

Sulit ya memberinya kartu hijau ? Karena adek2 hanya memandangnya sebelah mata dengan kedengkian luar biasa tanpa tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi diluar sana..

Mahasiwa itu bukan hanya harus pintar dalam pelajaran, adek2, tapi juga harus luaskan wawasan..

Jadi mulailah membaca, jangan hanya sibuk protes saja. Apalagi pake share status Jonru yang jelas2 fitnahnya..

Adek2 mahasiswa yang suka nyemprit dan kasih kartu kuning, jadilah mahasiswa berprestasi Internasional jika ingin terkenal. Sensasi itu murahan adek2, seperti beberapa anggota DPR itu yang sibuk berkata tapi minim bekerja.

Sekali2 minum kopilah sama abang sini, biar abang cerahkan. Jadikan dirimu sebagai ahli di jurusanmu, itulah yang terpenting. Jangan seperti beberapa kakak yang dulu kuliah di jurusan pertanian tapi malah tersesat jadi ahli bekam..

Setuju, adek2 mahasiswa ? Angkat kopinya. Seruputtt...eh tolong dikurangi micinnya ya. Tidak baik untuk kesehatan jiwa..

Dikutif dari jpnn. com dan www.dennysiregar.com

LBH JAYA NUSANTARA bekerjasama dengan JARINGAN KOMUNIKASI NASIONAL dengan LEMBAGA KAJIAN HUKUM DAN MASYARAKAT  serta LEMBAGA SURVEY MASYARAKAT SURABAYA ...

MENGAJARI MAHASISWA

LBH JAYA NUSANTARA ... Tetap mengajari MAHASISWA  ... Tentang pemahaman HUKUM di Negeri ini  ...  Walaupun antara TEORI dan PRAKTEK ny...